Makasih yah buat teman2 yang udah mau mampir ke Blog kecilku ini
Nothing special di Corat-coret Blog ini, semua hanya tumpahan dari pikiran2ku saja ♥_♥


10/23/11

Hinaan Merupakan Kunci Kesuksesan

Di dalam kehidupan ada pujian dan ada juga hinaan. Kalau pujian selalu membuat kita semakin semangat dan bahkan terkadang membuat kita besar kepala. Namun berbeda jika kita mendapat hinaan, kata hinaan yang melayang ke kita terkadang membuat kita menjadi emosi karena merasa terhina bahkan kadang sampai kita menyimpan dendam dan membalas mereka yang menghina kita. Sebenarnya setiap hinaan yang ditujukan kepada kita, kita tidak perlu menanggapinya dengan emosi terima saja dan jadikan kata hinaan itu menjadi titik awal kesuksesan kalian. 

Bagaimana caranya menjadikan hinaan menjadi awal kesuksesan?

Saya menganggumi kisah seorang TKW BISA SAMPAI HONG KONG KARENA DIHINA yang pernah ditulis oleh Mba Tarry, bernama Mba Tun. Dulu sebelum dia menjadi TKW dia pernah mendapat kata-kata yang berkesan menghina dari pakleknya, karena kondisi rumahnya yang sudah reyot . Hal ini tak membuat dia marah namun malah memacu semangat beliau untuk menjadi orang SUKSES. Akhirnya Mba Tun memutuskan untuk menjadi TKW di Hongkong walaupun dengan berat hati karena beliau harus meninggalkan bayi mungilnya yang masih berusia 15 bulan. Namun pengorbanan dia tidak sia-sia karena setelah 2 tahun bekerja di Hongkong, beliau membuahkan hasil akhirnya beliau bisa merubah rumahnya yang sudah reyot menjadi rumah yang megah. Dan keluarganya pun tak lagi mendapatkan hinaan atau ejekan dari pakleknya atau dari orang lain. 
Pic Mba Tun diculik dari blog Mba Tarry :D

Dan yang membuat saya menangis membaca kisahnya adalah saat dia pulang ke tanah air karena mendapat kabar kalau suaminya dalam keadaan kritis, namun saat tiba di tanah air beliau mendapat kabar kalau suaminya telah meninggal. Saya bisa merasakan bagaimana sedihnya tak bisa bertemu dengan orang yang kita sayangin di saat terakhirnya. Hanya bisa memandang jasadnya yang telah dalam tanah rasanya sedih sekali. Karena suaminya telah meninggal Mba Tun memutuskan untuk kembali ke Hongkong demi mencari uang untuk anak semata wayangnya. Walaupun harus memulai dari nol kembali karena uang tabungan yang tadinya untuk pensiun dari TKW habis untuk biaya rumah sakit. Namun karena ketegarannya perlahan tapi pasti Mba Tun bisa memperbaikin kembali masalah perekonomian.

Saya pun pernah dipandang sebelah mata dan diejek oleh beberapa teman saya waktu kuliah karena kekurangan yang saya punya, namun saya malah menjadikan ejekan-ejekan mereka menjadi SEMANGAT agar saya bisa maju selangkah dari mereka. Dan Alhamdulillah saya bisa membuktikannya kepada mereka kalau saya bisa maju selangkah lebih cepat dari mereka.

Gimana dari kisah Mba Tun di atas? Bisa kan dari sebuah kata hinaan malah menjadi awal kesuksesan buat kita jika kita mau memaknainya dengan positif. Jadikanlah kata hinaan kunci kesuksesan kalian ^___^

Share

36 ♥ Comment ♥:

Tarry KittyHolic said...

Iya bener, setuju, jgn dendam karna hinaan tp jadikan motivasi untuk meraih kesuksesan :)

Trimakasih partisipasinya sist. Tp tolong ditambahi link posting yg dipilih ya. Hehe

Ria Nugroho said...

@Mba Tarry : okeh mba siap ^___^

Fiction's World said...

emang hidup tuh harus fokus pada kekuatan ya bukan pada kelemahan biar bisa move on :D
good luck mbak :)

Lidya said...

sebagai ibu rumah tangga juga aku suka dihina loh :)

Rawins said...

hina aku dong
biar bisa ke hongkong
hehe..

Umy Diary said...

allah maha mengetahui,, sedangkan kita tidak mengetahui,,,
sabar mbak,, saia juga pernah begitu,,
sabar, juga menandakan keikhlasan,,

uci cigrey said...

mba ria rajin :)
hinaan itu trigger kali yah mba, :D
semakin dianggap sebelah mata,semakin kita terus maju semangat :)

semoga menang :D

Call me Batz said...

nice story..

Adryan Nurdien said...

kita sebagai manusia pun sebaiknya tidak memandang orang lain sebelah mata, karena bisa jadi orang itu justru lebih baik dari kita.. :D

Muhammad A Vip said...

ada memang yang karena hinaan bangkit berjuang, tapi banyak yang karena hinaan kian terpuruk. jadi kalo tak ingin memuji, diam lebih baik daripada bicara yang menyakitkan.

_ciids said...

semuana kan gak harus dibalas dengan api..
kita harus bisa membuat perubahan yg baik meski kadang kita yg harus sedikit ,mngalah dan merendah

rita said...

hidup harus selalu semangat, jika apa yg kita lakukan benar, maka hinaan akan menjadi pelecut semangat
ayo semangaaaat

Sang Cerpenis bercerita said...

ya hinaan kadang jadi cambuk lho buat maju. btw, moga menang ya kontesnya.

saryadinilan said...

sangat menyentuh,love,peace and gaul.

Ardhito Dharma said...

kasian ya, ditinggal suaminya :(

JIMMY said...

setuju banget nih..
dengan dihina terkadang membuat kita lebih bekerja keras dan berjuang untuk lebih maju lagi.. tapi terkadang ada juga seseorang yang saat dihina dia malah semakin putus asa, dan semakin melemah. yang seperti ini yang tidak boleh ditiru

SALAM,

silahkan mampir ke artikel saya http://entertainmentgeek-jimmy.blogspot.com/2011/10/dari-mana-datangnya-mimpi.html

Dewa Made said...

Memang tidak gampang memaknai sesuatu yang bersifat hinaan. tapi kalau kita mau berusaha dengan keras pasti bisa merubah hinaan menjadi pujian. kisah yang menarik. salam

Kirman said...

Betul itu, harus bisa menjadikan ejekan ataupun hinaan untuk lebih maju. Karena kalau dapat hinaan trus malah jatuh mental, akibatnya malah akan tambah terpuruk dan tambah benarlah hinaan itu. Ya kan.... :)

r10 said...

hinaan memang dapat jadi motivasi kita untuk membuktikan diri gitu, makanya seorang motivator suka ngomel2 :D

adeline said...

aku suka nih. memotivasi banget. mudah2an jadi orang yg lebih baik karena hinaan orang lain. hehe

.:diah:. said...

Subhanallah, salut ama Mba Tun ini.


btw ikut kontes lagi ya Mbak?? semoga menang yak ;)

Winnie said...

wah, inspiratif banget ya kisah mba' Tun ... salut banget dengan perjuangan beliau ... tetap semangat walaupun dihina ...

dhenok habibie said...

bener mbak, yang sedih dari kisah mbak Tun diatas adalah saat dia tidak bisa melihat suaminya untuk yang terakhir kali.. dhe klo ngebayangin itu pasti sediiiiiiiiiihhh banget.. semoga kisah mbak Tun diatas bener2 membuat kita lebih semangat dalam menjadi hidup.. sukses kontesnya yaa :)

the others... said...

Ikutan giveaway juga? Aku juga memilih kisah TKW, tapi yg aku pilih adalah kisahnya mbak Hanny.

Semoga sukses ya giveawaynya :)

Gaphe said...

jiaagh... ikutan GA lagi. tiap mampir dimari isinya postingan ikut GA mulu deh. hehehe sukses yaa..

duh maap yah Ri, lama gak mampir kesini. sibuk berat nih. hahaha..

emang cerita yang ini, (dulu sempet pernah baca juga di blognya tarry) baguus.. inspiratif!

Andy said...

Tergantung kalau menurut saya,kita menganggap hinaan & ejekan itu seperti apa bentuknya ada yang positif & negatif
Tapi ejekan kadang membuat kita bisa menjadi lebih kuat 100x lipat dr sebelumnya

Zh!nTho said...

cerita yang sangat menginspirasi

Meutia Halida Khairani said...

hmmm, this story is so touchy.. pada akhirnya, kita tetep harus berusaha semaksimal mungkin utk mengubah hidup supaya ga ada lg yg menghina..

jadi teringat, dulu ayah jg belajar mati2an. sewaktu sukses dan ingin balik ke kampung untuk menunjukkan ke nenek, nenek sudah tiada... sedihhhh

catatannyasulung said...

Setuju banget. G semua orang mampu berbesar hati menerima hinaan atau kritikan.
:)

ione said...

inspiratif banget...

lama gak kesini,ternyata iklannya buanyyakkk banget..hehe...

Said Arsyad said...

sabar adalah kunci kesuksesan.

dunia kecil indi said...

betul, tuh. tapi sebetulnya gimana kita menghadapinya juga. kalau dihina malah down ya percuma, hehehe :)

zone said...

tapi gak segitunya jg kalii....
masak dihina dulu baru semangat...
:P

Ria Nugroho said...

@zone : pasti sebelumnya sudah semangat cuma kalau ada hinaan yang masuk ke kita kalau bisa kita tanggapi positif jadi semangat lebih ^__^

Sitti Rasuna Wibawa said...

Yeahhh, hinaan bikin kita termotivasi untuk lebih berusaha :)

@helgaindra said...

ini kisah nyata ya?
ckck pengorbanannya ituloh yang saya suka
beeeh